Langsung ke konten utama

Postingan

Syukur Journaling

Selamat Pagi, Dengan nama Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang ku awali kehidupan ini lagi. Aku hebat dan sangat bersyukur. Pagi ini kami kesiangan bangun sudah pkl. 5.45 wib, setelah ibadah saya langsung siapkan sarapan dan bekal kami, tidak lupa melanjutkan proses pembilasan pakaian di mesin cuci yang sudah dicuci malamnya. Untung saja sudah menanak nasi sebelum tidur dan mencuci kotak bekal serta piring, kubuka kulkas dan rencana mau masak sop ayam pun cancel diganti dengan menggoreng tempe dan teri nasi lanjut dengan telor ceplok dan orak arik, ternyata ada sebungkus sate juga di kulkas dan segera kupanaskan sembari menggoreng tempe.  Sementara itu sang Ayah membangunkan anak-anak dan membantu persiapan mereka, tetap dengan drama si bocah laki sebelum mandi itu. Pkl 6.10 sate sudah terhidang, nasi sudah masuk bekal, tinggal goreng perteluran sambil lanjut proses penggeringan cucian. Pkl 6.15 proses masak sudah berakhir namun saya ingat untuk membuat smothies, kali ini de...
Postingan terbaru

Tali yang Putus

  Bismillahirrahmanirrahim.. Bersyukur sekali pagi ini, aku merasa segala urusan begitu mudah dijalani. Rutinitas pagi kami berangkat ke sekolah, sebelumnya sempat pula menjemur pakaian dengan sat set sambil motor dipanaskan. Begitu beres saya dan kak umay segera berangkat. Perjalanan normal yang kami tempuh ke sekolah biasanya sekitar 20 menit dengan jarak 11 Km dari rumah. Separo perjalanan kami mampir dulu isi bensin karena takut tanki kering dan kehabisan di tempat yang tidak tepat. Begitu selesai kita lanjutkan perjalan, baru sekitar 30 meter dari tempat isi bensin tiba-tiba tali koopleng motor putus dan saya pun segera menepi dan menyalakan sign kiri. Akhirnya menepi. Jam sudah menunjukan 7.10 dan semua ini benar-benar di luar prediksi. Ada seorang bapak yang sedang jogging, saya pun memanggil beliau dan meminta bantuan untuk diagnose kerusakan motor, kata beliau tali kawat koplengnya putus. “Berarti harus ditangani di bengkel ya pak”, ujarku. Sambil mengedarkan pan...

Sedia uang tunai

"Nak.. .lai mambawo pitih gai du ? ( ada bawa uang ga?)", pesan si emak saat saya pergi keluar tanpa rencana belanja. Pesan itu sering beliau sampaikan sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu di luar dugaan kita. " eh...talendo gai talua urang kuduh ( ntr ga sengaja nyenggol dagangan orang) ". Terlebih saya punya kebiasaan ga belanja kalau ga ada rencana dan tidak terlalu bergantung dengan uang cash atau tunai. Apalagi sekarang udah makin canggih ya..ga perlu bawa dompet cukup hp aja udah cukup...banyak transaksi yang bisa dilakukan tanpa uang nyata. Nah...hal ini terjadi sama saya beberapa waktu lalu saat saya dan suami window shopping ke mall. Saya benar2 ga bawa uang sepecerpun, secara pak suami ada yg bayarin..hehehe. Alhasil belanja selesai dan kami akan segera pulang, suami sudah menuju parkiran dan saya menunggu di lobi. Satu menit kemudian turun hujan dan lebat dan saya yakin suami ga akan mau nempuh hujan sedangkan saya bawa bayi yang udah mulai rewel....

Humairah 19 bulan

Ghaziatul Humairah, sekarang udah masuk 19 bulan saja usiamu. Kami terus memantau perkembanganmu. Secara fisik perkembangannya adalah berat badan cenderung tetap diangka 9 kiloan, dengan tinggi lebih dari 75 cm, salah satu penyebabnya asupan makanan yang porsinya segitu terus hanya beberapa suap saja yang masuk. Gigi mulai banyak dan full bagian depan ditambah 4 geraham masing-masing 1 disetiap sisinya dengan total 16 gigi. Sayangnya perawatan giginya kurang maksimal jadilah gigi depan atas   mulai bernoda..hik hik…soalnya Humay ga mau dibantu sikat gigi, maunya sendiri aja. Perkembangan personal sosial, saat ini humairah sudah bisa gosok gigi dengan dibantu (kalau lagi mau), membuka dan memasang sendal sendiri, membuka jilbab sendiri, menyuapi boneka, meyebutkan nama teman-teman yang ada di tpa, memanggil atau menyapa orang sesuai sapaan seperti (nenek, ayah, kakek, bapak, buk, adek, kakak, mamah). Perkembangan motorik halus ghaziatul Humairah saat ini bisa mem...

resep " Bolu Kukus Tape" mekar tanpa telur

Tadinya mau posting ini di Cookpad tapi sayang lagi ga bagus signalnya. Semalam beli sebungkus tape di warung sampai malam belum juga di makan jadi sulap aja jadi cemilan. kali ini dibuat jadi bolu kukus tape, asal mula adonan ini adalah dari resep lapek tapai punya Ucinya Humairah, karena ga punya stok daun pisang untuk bungkus di ganti jadi pake cup aja deh. makanan ini gluten free karena ga pake terigu. Add caption bahan: tape singkong yang sudah matang dihaluskan buang sumbunya (kira2 4 sdm) 5 sdm tepung terigu 5 sdm gula pasir 1 sdm minyak goren air dikira-kira cara membuat: pertama campurkan tape dan tepung beras lalu larutkan dengan air sedikit demi sedikit, jangan terlalu encer lalu simpan di wadah kedap udara dan diamkan selama kurleb 7-8 jam. kedua ,setelah terjadi fermentasi dan ada gelembungnya tambahkan gula, sedikit air dan minyak goreng, lalu aduk sampai rata oya jangan lupa panaskan dandang untuk mengukus dan alasi tutupnya dengan kain/ lap bersi...